Disbunnak Kuansing Susun Kompilasi Data Perusahaan Sawit untuk Tata Kelola Lebih Transparan

Dinas Perkebunan dan Peternakan Kuantan Singingi melaksanakan kompilasi data Perusahaan Sawit di PT Mustika Agrosari dan PT Inti Indosawit Subur. Langkah ini ditujukan untuk memperkuat transparansi perizinan serta memastikan kesesuaian kapasitas bahan baku pada industri minyak sawit di daerah tersebut.

BERITA

Arsad Ddin

29 November 2025
Bagikan :

Dinas Perkebunan dan Peternakan Kuantan Singingi melaksanakan kegiatan kompilasi data perusahaan perkebunan di Kuantan Singingi, Rabu (26/11/2025). (Foto: Disbunnak Kuansing)

Kuansing, HAI SAWIT – Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Kuantan Singingi (Disbunnak Kuansing) menyusun kompilasi data Perusahaan Sawit sebagai upaya memperkuat tata kelola perizinan dan kemitraan usaha perkebunan yang lebih transparan serta akuntabel di daerah tersebut.

Kegiatan kompilasi data ini dilaksanakan pada dua perusahaan, yaitu PT Mustika Agrosari dan PT Inti Indosawit Subur, sebagai bagian dari pelaksanaan tugas Bidang PPHPPPU Disbunnak Kuansing, di Kuantan Singingi, Rabu (26/11/2025).

Bidang PPHPPPU Disbunnak Kuansing memimpin kegiatan kompilasi data ini. Proses ini meliputi pemetaan kemitraan usaha perkebunan dan pemenuhan sumber bahan baku sesuai kapasitas perizinan berusaha di industri minyak mentah kelapa sawit.

Kepala Bidang PPHPPPU, Aprizal, menjelaskan tujuan dari kegiatan ini. Tujuannya adalah menata kemitraan usaha perkebunan agar tetap mendukung iklim investasi serta memastikan kepastian pemenuhan bahan baku Perusahaan Sawit.

Aprizal menyampaikan penekanan pada prinsip kesetaraan dan keterbukaan informasi dalam kemitraan usaha. Hal ini juga menegaskan azas manfaat bersama bagi pelaku usaha perkebunan.

"Dengan adanya kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat tata kelola sektor perkebunan di Kuantan Singingi," ujar Aprizal, dikutip dari instagram Disbunnak Kuansing, Sabtu (29/11/2025).

Kegiatan kompilasi data juga bertujuan menjaga agar kemitraan perusahaan sawit lain yang telah ada tidak terganggu. Pendataan ini menjadi dasar perencanaan pengembangan usaha perkebunan berkelanjutan.

Disbunnak Kuansing menekankan pentingnya transparansi dalam tata kelola perusahaan sawit. Informasi yang dikompilasi mencakup struktur kemitraan, kapasitas produksi, dan sumber bahan baku yang dimiliki masing-masing perusahaan.

Langkah ini diharapkan meningkatkan koordinasi antarperusahaan sawit dan instansi pemerintah. Selain itu, pendataan mendukung pemantauan pemenuhan perizinan usaha yang sesuai dengan aturan yang berlaku.

Data yang dikompilasi menjadi rujukan bagi pengambilan keputusan dalam mengembangkan industri sawit di Kuantan Singingi. Hal ini penting agar investasi dan pengelolaan sumber daya berjalan seimbang.

Kegiatan kompilasi data Perusahaan Sawit di Kuansing berlangsung di kantor Disbunnak dan melibatkan seluruh tim bidang PPHPPPU. Pendataan ini menjadi catatan resmi pemerintah daerah untuk mendukung tata kelola perkebunan yang lebih transparan.***

Bagikan :

Artikel Lainnya