DGL Learning Institute dan STPL Kemensos RI Hadirkan Materi Inovasi Lilin Sawit untuk UMKM

minyak sawit memiliki karakteristik ramah lingkungan, titik leleh yang stabil, aroma yang lebih lembut, serta pembakaran yang relatif bersih sehingga cocok dikembangkan sebagai produk UMKM.

BERITA HAI INOVASI SAWIT

Sahnia Mellynia

5 Februari 2026
Bagikan :

Bekasi, HAISAWIT — Workshop Implementasi IA bertema “Inovasi Pembuatan Lilin, Pengembangan Karier, dan Digital Marketing” yang diselenggarakan oleh DGL Learning Institute bekerja sama dengan Hai Sawit Indonesia dan Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL) Kementerian Sosial Republik Indonesia menghadirkan materi aplikatif yang relevan dengan kebutuhan pemberdayaan masyarakat.

Sebagai narasumber, Ibu Fatin memaparkan materi mengenai pemanfaatan minyak sawit sebagai bahan baku strategis non-pangan, khususnya dalam pembuatan lilin aromaterapi yang bernilai ekonomi. Dalam paparannya, dijelaskan bahwa minyak sawit memiliki karakteristik ramah lingkungan, titik leleh yang stabil, aroma yang lebih lembut, serta pembakaran yang relatif bersih sehingga cocok dikembangkan sebagai produk UMKM.

Selain aspek teknis pembuatan lilin, peserta juga dibekali pemahaman mengenai peluang pengembangan usaha, mulai dari inovasi produk, pengemasan sederhana, hingga pengenalan digital marketing sebagai sarana memperluas jangkauan pasar.


“Minyak sawit sangat fleksibel untuk dikembangkan menjadi berbagai produk turunan non-pangan. Dengan teknik yang tepat dan dukungan pemasaran digital, produk sederhana seperti lilin dapat memiliki nilai tambah dan peluang usaha yang berkelanjutan,” jelas Ibu Fatin dalam sesi pemaparan materi.

Menurutnya, keterampilan praktis yang dikombinasikan dengan pemahaman pemasaran digital dapat menjadi modal penting bagi peserta untuk memulai usaha mandiri secara bertahap, terutama bagi UMKM pemula.

Para peserta tampak antusias mengikuti sesi pengenalan dan praktik pembuatan lilin berbahan dasar minyak sawit, yang dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab. Kegiatan ini diharapkan mampu membuka wawasan peserta bahwa inovasi berbasis sumber daya lokal dapat menjadi jalan menuju kemandirian ekonomi.

Melalui workshop ini, DGL Learning Institute, Hai Sawit Indonesia, dan STPL Kementerian Sosial RI terus mendorong peningkatan kapasitas peserta melalui pelatihan yang aplikatif, inovatif, dan berorientasi pada peluang usaha nyata.

Bagikan :

Artikel Lainnya