
Padang, HAISAWIT – Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) mendorong mahasiswa untuk mengembangkan rintisan usaha berbasis produk sawit. Dukungan ini disampaikan dalam kegiatan Bedah Buku Mitos Vs Fakta Sawit di Universitas Andalas, Padang.
Dalam kesempatan itu, Kepala Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP, Helmi Muhansyah, menjelaskan pentingnya peran usaha berbasis sawit sebagai bagian dari penguatan ekonomi masyarakat sekaligus melawan kampanye negatif terhadap industri sawit.
"Dukungan kepada UMKM sawit juga merupakan bagian dari upaya untuk terus melawan black campaign dengan mengkampanyekan kebaikan-kebaikan sawit melalui pemanfaatan beragam produk sawit dan turunannya untuk memperkuat ekonomi masyarakat," ujar Helmi Muhansyah, dikutip dari laman BPDP, Senin (22/9/2025).
Ia juga menambahkan, mahasiswa yang memiliki minat berwirausaha dapat menjadikan produk turunan sawit sebagai dasar rintisan bisnis. Hal ini diharapkan mampu melahirkan wirausaha muda yang berdaya saing dan berbasis komoditas strategis nasional.
"Mahasiswa dan Mahasiswi yang memiliki passion wirausahanya dapat melakukan rintisan usaha berbasis produk sawit dan turunannya," ucap Helmi.
Lebih lanjut, BPDP juga telah memperkenalkan katalog khusus untuk mendorong pemanfaatan produk sawit di kalangan mahasiswa. Katalog tersebut memuat beragam contoh produk UMKM yang bisa menjadi inspirasi dalam merintis usaha.
"Saat ini BPDP sudah meluncurkan 100 katalog produk UMKM Sawit yang dapat menjadi referensi wirausaha bagi para mahasiswa," ungkap Helmi.
Kegiatan Bedah Buku Mitos Vs Fakta Sawit yang berlangsung di Universitas Andalas tidak hanya menghadirkan diskusi akademik, tetapi juga ruang bagi mahasiswa untuk lebih mengenal potensi pengembangan usaha berbasis sawit.
Selain itu, lomba konten kreatif sawit yang digelar bersamaan menjadi sarana tambahan dalam memperkenalkan sawit sebagai komoditas yang mampu menghasilkan produk bernilai tambah di tangan generasi muda.
Acara ini turut menghadirkan dosen dan tokoh sawit di Sumatera Barat, yang bersama mahasiswa mendiskusikan peran industri sawit dari sisi ekonomi, sosial, dan lingkungan melalui forum akademik yang berlangsung di Convention Hall Universitas Andalas, Senin (15/9/2025).***