PT Sawit Sumbermas Sarana Kejar Pertumbuhan Produksi CPO Double Digit pada 2026

Melalui rencana kerja operasional tahun 2026, PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk mengejar kenaikan output minyak sawit mentah secara signifikan. Fokus utama perseroan mencakup peningkatan rendemen dan digitalisasi monitoring lahan untuk menjaga stabilitas produktivitas.

BERITA

Arsad Ddin

2 Februari 2026
Bagikan :

Dok. PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS)


Jakarta, HAISAWIT – PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) secara resmi memacu target pertumbuhan volume produksi minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) sebesar dua digit pada periode operasional tahun 2026 ini.

Langkah strategis tersebut diambil guna merespons tingginya permintaan pasar global sekaligus mengoptimalkan potensi produktivitas lahan inti yang kini memasuki usia tanaman prima di seluruh wilayah perkebunan kelapa sawit perseroan.

Dilansir dari laman ssms.co.id, Senin (02/02/2026), volume produksi Crude Palm Oil (CPO) perusahaan diproyeksikan tumbuh signifikan di atas 10 persen dengan total target mencapai ratusan ribu ton hingga akhir periode Desember 2026.

Pencapaian angka produksi tersebut akan didukung oleh integrasi teknologi terbaru pada unit Pabrik Kelapa Sawit (PKS) serta pemanfaatan bibit unggul berkualitas tinggi yang telah ditanam sejak beberapa tahun sebelumnya.

Manajemen menetapkan fokus utama pada efisiensi biaya operasional dan peningkatan rendemen minyak guna memastikan setiap ton Tandan Buah Segar (TBS) menghasilkan minyak sawit mentah dengan volume yang jauh lebih maksimal.

Berikut merupakan beberapa poin kunci dalam rencana kerja operasional perusahaan sepanjang tahun 2026:

  • Peningkatan kapasitas olah pabrik hingga mencapai level utilisasi penuh setiap harinya.
  • Optimalisasi sistem logistik pengangkutan buah dari kebun menuju lokasi pengolahan secara cepat.
  • Pengawasan ketat terhadap standar kematangan buah untuk menjaga kualitas asam lemak bebas.

Penerapan digitalisasi di area perkebunan menjadi pilar penting bagi PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk dalam memantau pergerakan data produksi secara seketika dari lapangan menuju pusat kendali data perusahaan di Jakarta.

Sistem monitoring berbasis sensor tersebut membantu tim agronomi melakukan pemupukan presisi sehingga kesehatan pohon tetap terjaga dan mampu menghasilkan buah secara stabil tanpa terpengaruh oleh perubahan cuaca yang ekstrem.

Perseroan meyakini bahwa keterpaduan antara manajemen lahan yang baik serta infrastruktur pengolahan yang modern akan membawa posisi perusahaan menjadi salah satu produsen minyak kelapa sawit paling efisien di Indonesia.

Aspek keberlanjutan juga tetap menjadi dasar operasional melalui pemenuhan kriteria Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) guna menjamin seluruh produk yang dihasilkan memiliki daya saing tinggi di pasar internasional.

Beberapa faktor pendukung yang memperkuat optimisme pencapaian target produksi tahun 2026 meliputi:

  • Profil usia pohon kelapa sawit yang berada pada masa produktivitas tertinggi atau peak yield.
  • Ketersediaan fasilitas gudang penyimpanan yang mampu menampung lonjakan stok minyak sawit mentah.
  • Hubungan kemitraan yang kuat dengan petani swadaya di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Melalui seluruh rangkaian strategi ini, PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk berupaya mempertahankan tren pertumbuhan positif sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi ketersediaan bahan baku pangan dan energi berbasis kelapa sawit nasional.

Pencapaian target dua digit pada tahun 2026 ini akan menjadi tonggak sejarah baru bagi emiten bersandi SSMS tersebut dalam mengukuhkan dominasi bisnis perkebunan yang berkelanjutan dan kompetitif di masa depan.***

Bagikan :

Artikel Lainnya